Selasa, 20 September 2011

PUISI AJEEEE

CERITA HATI

Tak semestinya aku merintih pedih
Oleh pahatan luka yang ku ukir sendiri
Karena mimpi yang tak terkendali
Karena ilusi yang tak kenal diri

Kini, nyeri ini makin menjadi
Menusuk-nusuk, menembus dinding hati
Mengibaskan cinta dan benci
Gambarkan rindu, amarah, dan mimpi

Tak semestinya aku merintih pedih
Oleh goresan yang ku luka sendiri
Karena mimpi tak juga menepi
Padahal cinta tak semestinya terjadi





MENUNGGU

kadang ku sesali pertemuan kita
pertemuan yang tanpa rencana
dan tak terduga
yang justru
banyak memberi rencana
pada hari-hari berikutnya

ini hanyalah
perselisihan batin dan emosi
sebuah pemberontakan hati
yang belum terobati

kupanggil namamu dalam malam perak
saat bintang menari kitari bulan

lalu dengan tanganpenuh genggaman cinta



kupahat 1001 sajak
semua bunga, semua untukmu
sebab sebagaimana sawah yang tandus

1 komentar:

  1. sorry, itu sebenernya puisi temen gue. tu puisinya bagus banget, makanya gue post disini

    BalasHapus